Bismillahirrohmaanirrohiem
Berikut penjelasan tentang wudhu serta cara-cara berwudhu. Mudahan-mudahan bermanfaat bagi saya, buat temen-temen pada umumnya.

• Pengertian

Wudhu menurut bahasa berasal dari kata Al_Wadha’ah yang berarti kebersihan atau kecerahan.
Sedangkan menurut istilah yaitu penggunaan air pada anggota tubuh tertentu, yakni wajah, tangan, kepala dan kaki guna mengilangkan hadats kecil yang menghalangi seseorang untuk melakukan sholat dan ibadah lain.

Wudhu disyariatkan berdasarkan dalil-dalil, sunnah, dan ijma (kesepakatan para ulama).

• Syarat Sah Wudhu

Syarat sah wudhu adalah perkara-perkara yang harus dipenuhi oleh orang yang hendak berwudhu, dan apabila perkara ini tidak dipenuhi wudhunya menjadi tidak sah.
Syarat sah wudhu antara lain:

  1. Beragama islam
  2. Niat
  3. Menggunakan air yang suci

• Tata cara wudhu

Sebelum mengambil air wudhu, pastikan air yang kita gunakan suci, kemudian bagaimana keadan airnya (kondisi air) mengalir, atau dalam suatu wadah (diam tidak mengalir)?
Jika keadaan air mengalir, misalkan pada kran air, atau ada temen kita yang mengucurkan airnya pada wadah, berwudhu bisa langsung dilakukan.
Namun jika kondisi airnya diam, artinya kita harus menciduk air dengan tangan sendiri ketika berwudhu, maka ada syarat tertentu yang harus dipenuhi agar wudhu menjadi sah. Yaitu air yang kita gunakan harus berukuran 2 (dua) qullah atau lebih. Jenis jenis air dalam kacamata syariat memang berbeda. Ini insya Allah akan saya posting pada postingan berikutnya.

Berikut tata cara wudhu dengan kondisi air mengalir:

  1. Mencuci tangan, dengan membaca bismillah.
  2. Berkumur 3 kali, dengan membaca do’a

    “Allahumma a’innie a’llaa dzikrika wa syukrika wa husni i’badatika”

  3. Memasukan air kehidung kemudian mengeluarkannya lagi (istinsyaq & istinsyar) dengan membaca do’a

    “Allahumma arihni rooihatal jannati fil jannati wa anta a’nniy rodhiy wa au’dzubika min rowaaihi naar”

  4. Membasuh muka dengan disertai niat wudhu
    Berikut lafadz niat wudhu:

    “Nawaetul wudhu’a lirofi’el hadatsil ashgori liistibahati sholati fardhu lillahi ta’alaa”

  5. Membasuh kedua tangan sampai sikut, dimulai dengan tangan sebelah kanan. Dengan membaca do’a:

    “Allahumma aatini kitaabi biyamini wa hasibni hisabay yasiiroo”

    Kemudian dilanjutkan dengan membasuh tangan sebelah kiri, dengan membaca do’a:

    “Allahumma laa tu’tini kitaabi bisimaali aumiw warooi dhzohri”

  6. Menyapu kepala dengan air, dengan membaca do’a:

    “Allahumma harrim sya’ri wa basyari alan naar wa adhzil ladzi tahta dhzilli arsyika yauma laa illa dhzilluka”

  7. Membasuh kedua telinga, dengan membaca do’a:

    “Allahuma ajalni minal ladziina yastami’uunal qoula fayattabi’uuna ahsanah”

Wallahu a’lamu bishowwab

About these ads